Stres

Stres sanggup terjadi ketika kenyataan yang terjadi tidak sesuai dengan impian kita. Ketika kita mengalami stres, otak memicu hipotalamus, kelenjar pituitari, dan adrenal untuk mengeluarkan hormon tertentu.

Stres juga memicu pelepasan dari kelenjar kortisol. Jika kadar kortisol dalam darah tinggi, maka badan akan menyesuaikan diri dengan cara menguras kalsium, magnesium, dan kalium dari tulang. Pada ketika yang sama, kortisol ini juga menahan garam dalam tubuh. Pada intinya, naiknya kortisol pada badan akan melumpuhkan sistem kekebalan tubuh, sehingga mengundang aneka macam penyakit.

Tanda-Tanda
  1. Terlalusedihatauterlalugembiradalammeresponssesuatuatau tidak bereaksi apa-apa terhadap kesulitan yang dialaminya.
  2. Jantung berdetak lebih cepat dan usus pun terangsang sehingga kita sanggup menderita diare.
  3. Kulit berkeringat dan jalan masuk pernapasan pun melebar sehingga oksigen yang masuk lebih banyak.

Penyebab
  1. Situasi emosional yang tidak sehat.
  2. Perceraian atau ditinggalkan oleh orang yang dicintai.
  3. Tekanan pekerjaan, ekonomi, atau rumah tangga.
  4. Perselingkuhan.

Pencegahan
  1. Beradaptasi dengan stres yang dialami dan mencoba mencari penyelesaian problem tersebut secara berdikari atau dengan meminta tunjangan dari pihak lain.
  2. Beristirahat cukup untuk menghindari rasa sakit kepala yang disebabkan oleh stres.
  3. Menjaga teladan makan dan gaya hidup. Orang yang mempunyai teladan makan yang baik dan rajin melaksanakan kegiatan fisik biasanya lebih tahan terhadap stres daripada orang yang tidak melakukannya.
  4. Mengonsumsi masakan antistres. Meskipun tidak sanggup menghilangkan stres, tetapi masakan ini sanggup membantu mengurangi tanda-tanda stres terutama efeknya bagi badan supaya tidak rentan terkena penyakit akhir stres. Di antara masakan tersebut yaitu pisang, buah ceri, susu, buah labu, dan masih banyak lagi.
  5. Mencuri waktu untuk diri sendiri. Jika merasa bahwa tanda-tanda stres muncul, sebaiknya cobalah untuk beristirahat sejenak. Pergilah berjalan-jalan seorang diri atau mungkin berbelanja untuk menghindari kepenatan dan ketegangan.
  6. Menghindari minuman yang mengandung alkohol. Minuman beralkohol sanggup menciptakan stres dan menambah tekanan stres.

Komentar