Perimenopause (Premenopause)
Perimenopause bukan merupakan sebuah penyakit. Perimenopause merupakan suatu masa transisi menuju menopause. Lama menopause berkisar antara 2-8 tahun ditambah lagi dengan satu tahun terakhir haid.
Pada masa ini siklus haid yang dialami mulai menjadi tidak teratur, sanggup panjang atau sanggup pendek dan masa ini merupakan ketika berakhirnya masa reproduksi. Perimenopause sanggup mulai sangat dini, minimal pada usia 35 tahun.
Ada beberapa faktor yang sanggup mempercepat datangnya masa perimenopause ini, di antaranya yaitu:
Tanda-Tanda
Pencegahan
Perimenopause bukan suatu penyakit yang harus dicegah, tetapi ada beberapa tanda-tanda dan ketidaknyamanan yang dialami sehari-hari sanggup dikurangi. Berikut ini ialah beberapa tanda-tanda tersebut:
Pada masa ini siklus haid yang dialami mulai menjadi tidak teratur, sanggup panjang atau sanggup pendek dan masa ini merupakan ketika berakhirnya masa reproduksi. Perimenopause sanggup mulai sangat dini, minimal pada usia 35 tahun.
Ada beberapa faktor yang sanggup mempercepat datangnya masa perimenopause ini, di antaranya yaitu:
- Merokok
- Keturunan
- Tidak pernah melahirkan
- Pernah mendapat kemoterapi ketika masih anak-anak
- Melakukan histerektomiatau operasi pengangkatan kandungan (rahim, uterus)
- stres.
Tanda-Tanda
- Menstruasi menjadi tidak teratur.
- Hot flush (rasa panas di kawasan dada, leher, yang menyebar ke wajah sampal kulit kepala)
- Mengalami gangguan tidur, penurunan kesuburan, perubahan mood, perubahan fungsi seksual, pengeroposan tulang, dan kadar LDL (Low Density Lipoprotein) menjadi meningkat.
- Rasa tegang pada kedua buah dada di luar masa haid dan menurunnya libido tanpa alasannya ialah jelas.
- Tubuh sering merasa letih tanpa alasannya ialah yang jelas.
- Mengeringnya liang sanggama yang berakibat rasa tidak menyenangkan pada hubungan intim dengan suami.
- Lebih sering buang air kecil dibandingkan lima atau sepuluh tahun sebelumnya.
Pencegahan
Perimenopause bukan suatu penyakit yang harus dicegah, tetapi ada beberapa tanda-tanda dan ketidaknyamanan yang dialami sehari-hari sanggup dikurangi. Berikut ini ialah beberapa tanda-tanda tersebut:
- Kita sanggup mengonsumsi pil kontrasepsi (Progestin) untuk mengurangi hot flush dan gangguan haid. Progestin juga sanggup dikonsumsi untuk mengatur haid dan ablasi endometrium serta mengurangi perdarahan. Untuk melaksanakan hal ini, kita harus berkonsultasi dengan dokter.
- Menerapkan gaya hidup sehat dengan mengonsumsi masakan rendah lemak, tinggi serat, tinggi kalsium, masakan yang tinggi kandungan fitoestrogennya, ibarat tempe, tahu, dan produk olahan kedelai lainnya, serta menghindari konsumsi alkohol. Pola makan tersebut juga diikuti dengan contoh hidup yang sehat dengan melaksanakan olahraga secara teratur dan mengikuti keadaan dengan stres.
- Menerima keadaan perimenopause sebagai suatu rahmat dari Tuhan dan sebagai keadaan yang harus disyukuri dan bukan keadaan yang tidak disukai lantaran hal tersebut akan memperparah gejala-gejala negatif tanggapan perimenopause ini.
Komentar
Posting Komentar