Kurang Energi Kronik (Kek)
Istilah KEK atau kurang energi kronik merupakan istilah lain dari Kurang Energi Protein (KEP) yang diperuntukkan untuk perempuan yang kurus dan lemak tanggapan kurang energi yang kronis. Definisi ini diperkenalkan oleh World Health Organization (WHO).
Kurang energi kronik merupakan jenis KEP tanggapan kurang energi yang lebih menonjol dari kurang proteinnya. WHO juga memakai istilah kurus untuk KEK ini.
Kurus menurut tingkat keparahannya terbagi menjadi tiga, adalah kurus tingkat ringan (mild), sedang (moderate), dan berat (severe) atau orang yang kurus sekali.
Tanda-Tanda
Penyebab
Pencegahan
Kurang energi kronik merupakan jenis KEP tanggapan kurang energi yang lebih menonjol dari kurang proteinnya. WHO juga memakai istilah kurus untuk KEK ini.
Kurus menurut tingkat keparahannya terbagi menjadi tiga, adalah kurus tingkat ringan (mild), sedang (moderate), dan berat (severe) atau orang yang kurus sekali.
Tanda-Tanda
- Lingkar lengan atas sebelah kiri kurang dari 12,5 cm.
- Kurang cekatan dalam bekerja.
- Sering terlihat lemah, letih, lesu, dan lunglai.
- Jika hamil cenderung akan melahirkan anak secara prematur atau kalau lahir secara normal bayi yang dilahirkan biasanya berat tubuh lahirnya rendah atau kurang dari 2.500 gram.
Penyebab
- Kemiskinan, sehingga tidak bisa memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
- Ingin kurus demi pekerjaan atau obsesi terhadap tubuh yang kurus.
Pencegahan
- Pemberdayaan ekonomi masyarakat sehingga mereka bisa memenuhi kebutuhan dasar mereka, terutama dalam mencukupi kebutuhan akan masakan bergizi.
- Memberikan pengertian bagi mereka dengan profesi yang menuntut mempunyai tubuh kurus perihal ancaman tubuh yang terlalu kurus apalagi kalau mereka menguruskan tubuh dengan cara tidak lazim, menyerupai anoreksia atau bulimia.
Komentar
Posting Komentar